Tag Archives: DKKS

Pengin Move On? Belajarlah Ke DKKS (3)

No pressure No diamond; Tidak ada tekanan Tidak ada berlian – Mary Case Di dua tulisan terdahulu telah dibagikan proses sebuah kelompok warga yang telah Move On yang didahului dengan proses “menyendiri” membentuk SPR dan SAP sebagai instrumen permenungan hingga mereka mengkristalkan tekad menjadi komunitas DKKS. Di tulisan ke-3 sekaligus penutup ini penulis ingin membagikan pencermatannya  terhadap komunitas DKKS dan …

Read More »

Pengin Move On, Belajarlah ke DKKS (2)

6 huruf 2 kata Gampang diucapkan Sulit dijelaskan Lebih sulit dilakukan Itulah MOVE ON (diambil dari Google) Di tulisan sebelumnya telah penulis sampaikan awal perjalanan kelompok warga di Desa Semoyo yang berangkat dari kegalauan akan kondisi desanya yang kemudian membangun sekolah komunitas, SPR bagi orang dewasa dan SAP bagi anak-anak petani. Kedua sekolah komunitas tersebut diselenggarakan untuk pengelolaan pengetahuan di …

Read More »

Pengin Move On, Belajarlah ke DKKS (1)

Tiap manusia pasti pernah mengalami periode “merenung”. Periode di mana kita terkondisi menyendiri, menyelinap dalam kesendirian, menghindari keramaian keseharian kehidupan. Periode yang serahkan   diri pada tahta alam pikir. Saat seperti itu video detil kehidupan terputar berulang-ulang dan acap kali segenap emosi tertumpah mencari momentumnya. Literatur baik input dari sahabat, rekan, dan keluarga ataupun dari bahan bacaan dan instrumen lain sering …

Read More »