Home » Artikel » Opini Publik » Pasar Sebagai Sarana Membangun dan Mengembangkan Perekonomian
Pasar Sebagai Sarana Membangun dan Mengembangkan Perekonomian

Pasar Sebagai Sarana Membangun dan Mengembangkan Perekonomian

Pasar bukan suatu hal yang asing bagi setiap orang. Pasar erat kaitannya dengan perekonomian, perdagangan, kesejahteraan, dan kemasyarakatan. Seiring perkembangan zaman pasar dapat digolongkan menjadi dua yaitu pasar tradisional dan pasar modern. Apa yang menjadi perbedaan antara kedua hal tersebut akan menjadi analisa pada uraian berikut.

Perbedaan Pasar Tradisional dan Pasar Modern

Pasar tradisional adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli yang  melakukan transaksi perdagangan secara langsung. Berdasarkan fakta yang berkembang, pasar tradisional mayoritas dimanfaatkan oleh kalangan menengah kebawah. Harga barang di pasar tradisional lebih murah dibandingkan dengan pasar modern.Yang menjadi permasalahannya adalah factor kualitas barang dan tempat baik kebersihan, keamanan, pelayanan, dan kerapian.

Pasar modern cenderung digunakan oleh mayoritas orang menengah atas untuk berbelanja. Pemilik pasar biasanya hanya perorangan atau kerjasama antar beberapa orang. Harga barang di pasar modern lebih mahal dibandingkan dengan barang yang ada di pasar tradisional. Sistem keamanan di pasar modern jauh lebih ketat sehingga pengunjung lebih merasa nyaman. Kebersihan terjaga, dan barang tersusun lebih rapi dibandingkan dengan pasar tradisional.

Pengaruh Pasar Terhadap Perekonomian Masyarakat

Pasar berpengaruh terhadap perekonomian yang berkembang di daerah tersebut. Peran pemerintah untuk berupaya mensejahterakan masyarakat terus dilakukan. Seperti yang telah kita ketahui, pola pengolahan pasar tradisional berbeda dengan pasar modern. Manakah yang lebih berperan dalam pembangunan ekonomi di Indonesia?

Pasar tradisional melibatkan banyak orang untuk bertransaksi karena disana terdapat banyak penjual dan pembeli. Di dalam pasar, uang dapat berputar dari satu orang ke orang lain. Pasar tradisional menghidupi puluhan ratusan bahkan ribuan pedagang. Semakin banyak orang yang terlibat semakin banyak orang yang terselamatkan dari pengangguran. Apabila jumlah pengangguran dapat ditekan, pendapatan perkapita akan naik. Pemasukan dana ke pemerintah juga akan meningkat dan kebijakan pemerintah yang akan dilaksanakan jauh lebih baik.

Pasar modern dimiliki oleh orang tertentu saja yaitu si penanam modal. Uang hasil pendapatan dari penjualan di pasar modern hanya akan masuk kepada si pemilik pasar. Karyawan hanya mendapatkan gaji atau upah dari jasanya saja. Sehingga penampungan tenagakerja di pasar modern jauh lebih sedikit dibanding dengan pasar tradisional. Tidak seperti pasar tradisional yang dikelola pemerintah, pasar modern tidak member pemasukan kepada pemerintah yang berarti tidak berperan untuk menambah pendapatan pemerintah daerah. Berbeda dengan uang yang diberikan untuk perizinan pembangunan pasar modern.

Pemerintah menyadari bahwa pasar tradisional jauh lebih berperan dalam membangun perekonomian. Maka dari itu pemerintah banyak melakukan upaya mendorong pasar tradisional semakin berkembang kedepan. Seperti mengadakan program pasar sehat untuk menjaga kualitas pasar tradisional. Dapat kita lihat di lapangan, beberapa pasar yang sudah memenuhi criteria pasar sehat memiliki barang yang berkualitas sama dengan di pasar modern. Bahkan untuk kategori tertentu memiliki kualitas yang jauh lebih baik. Pengelolaan kebersihan pasar semesyinya dilakukan bersama-sama dan berkesinambungan guna terciptanya kenyamanan pembeli di pasar tradisional. Begitu juga dengan keamanan, tidak hanya pengelola pasar, satuan patroli keamanan juga diadakan. Dengan demikian, siklus ekonomi pasar tradisional terus berjalan dengan situasi yang nyaman.

Pentingnya Sistem Pengelolaan Pasar Yang Baik

Masih banyak kendala yang terjadi, seperti sistem pengelolaan pasar yang kurang teratur. Disini tingkat sumber daya manusia sangat perlu diperhatikan. Kemampuan setiap orang berpengaruh terhadap suatu hal yang ia lakukan. Perlunya pemerintah atau kelompok masyarakat yang mampu mensosialisasikan bagaiamana tata cara pengelolaan yang benar masih sangat dibutuhkan. Kesadaran masyarakat baik warga lingkungan pasar maupun bukan juga menjadi faktor pendukung dan penghambat terciptanya pasar tradisional yang baik. Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat untuk menjaga pasar tetap baik, maka akan terjalin hubungan yang kondusif.

Banyak hal yang masih bisa kita lakukan yaitu melestarikan pasar tradisional sebagai sarana meningkatkan pembangunan dan perkembangan perekonomian di Indonesia. Budaya gengsi nantinya tidak akan kita kenal lagi, karena kita punya pedoman ilmu yang memberitahu kita mana yang baik dan mana yang buruk.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.00 out of 5)

Tentang Nia Widyastuti

Siswa SMAN 1 Wonosari yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi di sekolah dan di lingkungan masyarakat. Pemerhati masalah sosial di Gunungkidul. Host The Dreamer di Argosari Radioline. Juga aktif di DRR Gunungkidul.