Home » Artikel » Good News » Ngerock ala Desa Nglegi, Patuk

Ngerock ala Desa Nglegi, Patuk

“ Jokowi : Musik Rock itu menggebrak dan memberi semangat “

Statemen Jokowi yang menjadi salah satu Iklan Promo Program Radio TOKOH KITA di sebuah stasiun radio nasional.

Ya. Mendengarkan music rock memang bisa membuat adrenalin kita meningkat sehingga  memicu reaksi bagi tekanan dan gerak tubuh. Banyak orang menyukai music rock karena merupakan symbol aktualisasi perlawanan, kebebasan, dan kedinamisan.

Tidak berlebihan jikalau penulis menyematkan judul di atas untuk menggambarkan gebrakan yang dilakukan Aripin (48) Lurah Desa Nglegi Kecamatan Patuk. Berkat kepemimpinannya, Desa Nglegi berhasil kembangkan Sistem Informasi Desa (SID). SID ini yang kemudian membawa Aripin ke Chengdu, Provinsi Sichuan China 7 – 14 April 2013 lalu dalam gelaran ASEAN+3 Forum.

Aripin terima cindera dari Wakil Gubernur Sichuan

Aripin terima cindera dari Wakil Gubernur Sichuan

Internet Masuk Desa yang Sebenarnya

SID adalah sistem aplikasi layanan publik yang dikembangkan Desa Nglegi dan CRI Yogyakarta untuk mempercepat layanan publik administrasi kependudukan. Sistem aplikasi ini mempermudah perangkat desa dalam melayani surat-surat kependudukan bagi warga Desa Nglegi. Tercatat lebih dari 20 jenis surat yang mampu diterbitkan sesuai kebutuhan warga yang hanya butuhkan waktu sekian detik untuk tersaji. SID yang sudah web based ini terintegrasi dengan web www.nglegi-gunungkidul.info, sebuah web desa sebagai wadah kabar desa dan display informasi desa. Revolusi Layanan publik di level desa inilah yang kemudian membuat pemerintah Ulaan Bator Ibukota Mongolia kunjungi Nglegi dan disusul kunjungan beberapa pemerintah daerah dari Indonesia Timur.

Sumbangsih SID pada Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan

Bersama IDEA Yogyakarta, SID kemudian dikembangkan sebagai instrumen Analisa Kemiskinan Partisipatif (AKP) dan Desa Nglegi memberikan sumbangsih kepada Indonesia sebuah alternatif solusi karut marut data kemiskinan yang terjadi saat ini.  SID-AKP menawarkan hasil potret partisipatif warga, siapa yang layak disebut miskin siapa yang tidak dan mendorong Desa Nglegi miliki strategi penanggulangan kemiskinan desa.  Ketika kebijakan desentralisasi program penanggulangan kemiskinan nantinya diterapkan, SID-AKP ini akan sangat bermanfaat.

Nge-ROCK yang berisi hentakan musik cadas memang getarkan bukan hanya orang yang mendengarkannya namun juga pemain musiknya. Pun juga Aripin, sebagai pemain, getaran produk “ musik rock”-nya membuatnya ingin replikasi apa yang ia liat di China. Saat di China, ia kunjungi sebuah wilayah setingkat kecamatan yang pembangunannya terpadu. Gagasan pembangunan yang merupakan aspirasi dari warga kemudian ditindak lanjuti oleh pemerintah daerah dengan langkah sinergis dari semua dinas yang ada mulai dari pertanahan, pengairan, pertanian, hingga perindustrian dan perdagangan. Kerja intergratif ini membuahkan hasil dengan meningkatnya pendapatan perkapita warga menjadi 6 kali lipat (dari 1000 yuan menjadi 6000 yuan dalam 5 tahun). Yang kagetkan rombongan dari Indonesia adalah konsep yang dikembangkan pemerintah Chengdu tersebut adalah hasil pembelajaran studi kunjung ke Indonesia 5 tahun yang lalu. Wow!!!

Aripin yang juga ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Patuk ini berikhtiar akan kejar ketertinggalan Indonesia dari China tersebut. Let’s Rock It, Man!!!

Berikan rating: 1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)

Tentang Hernindya Wisnuadji

Pegiat inovasi desa. Pecinta branding komunitas. Memulai kegiatan community enpowerment sejak 1998 dan berkesempatan belajar audit sosial di Hyderabad, India tahun 2011.