Home » Artikel » Tajuk » Cukup! Konflik ‘Goa Pindul’ Jangan Terulang Lagi Diantara Kita
Cukup! Konflik ‘Goa Pindul’ Jangan Terulang Lagi Diantara Kita

Cukup! Konflik ‘Goa Pindul’ Jangan Terulang Lagi Diantara Kita

Kita tahu bahwa saat ini Gunungkidul sedang naik daun sebagai salah satu tujuan wisata khususnya yang berbau alam dan wisata minat khusus. Para penjelajah dan wisatawan pasti sudah menulis dalam agendanya kapan kira-kira akan mengunjungi Gunungkidul.

Namun demikian tak bisa dielakkan jika kemudian timbul gejolak didalam masyarakat terkait semakin majunya suatu daerah tertentu apalagi yang sudah menghasilkan profit.  Jika tak dilandasi dengan rasa handarbeni dan hangrungkepi yang tertanam didalam jiwa namun lebih mengedepankan hawa nafsu dan keserakahan, maka konflik antar pribadi ataupun golongan akan lebih mudah tersulut.  Permasalahan yang seharusnya bisa diselesaikan dengan musyawarah untuk mufakat bisa menjadi konflik besar yang menyeret berbagai elemen masyarakat bahkan mempertaruhkan nyawa.

Seperti konflik yang saat ini sedang terjadi di Gunungkidul terkait pengelolaan obyek wisata minat khusus Goa Pindul di Bejiharjo, Karangmojo.  Dalam beberapa bulan ini begitu sering @kabarGunkid mengupdate berita-berita seputar konflik Goa Pindul yang belum ada titik temunya.

Berawal dari sebuah api kecil yang menyulut kemudian semakin membesar dan membesar lalu melibatkan berbagai pihak; pengelola Goa Pindul, pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan Pindul, pemkab Gunungkidul bahkan menyeret oknum DPRD didalamnya.

Rasa ketidakpuasan dari masing-masing pihak atas berbagai solusi yang ditawarkan itulah yang menjadikan konflik semakin panjang. Bermacam mediasi yang dilakukan tak juga membawa hasil. Bahkan aspirasi atas rasa ketidakpuasan itu sampai meluas ke ranah Polda DIY dan Pemerintah Provinsi.

Patut mendapat apresiasi atas kerja keras berbagai pihak yang melakukan berbagai upaya untuk mengakhiri konflik dengan segera. Seperti yang dilakukan oleh warga Bejiharjo yang akan menggelar Deklarasi Damai untuk Goa Pindul yang rencananya akan dilakukan besok Minggu, 24 Maret 2013 dengan menyebar 1000 undangan ke berbagai pihak terkait.  Berharap kegiatan ini akan menghasilkan efek positif sehingga konflik tidak semakin berlarut-larut.

Sangat disayangkan sebenarnya jika aset wisata semacam Goa Pindul harus disengketakan terus-menerus.  Kita berharap banyak pada Peraturan Daerah (Perda)tentang Pengelolaan Pariwisata yang sedang di godok oleh Pemkab Gunungkidul akan memberikan solusi terbaik atas berbagai masalah kepariwisataan di Gunungkidul, bukan hanya Goa Pindul tapi juga obyek-obyek wisata yang tersebar diberbagai pelosok Gunungkidul.

Yang lebih penting lagi, pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama terus menjaga dan melestarikan alam Gunungkidul yang indah begitu rupa.  Tidak serta merta mengeruk keuntungan  tapi lalai bagaimana menjaga alam dan melestarikannya untuk anak cucu kita.  Mari jadikan konflik Goa Pindul ini sebagai pelajaran berharga yang seyogyanya bisa menyadarkan diri kita akan pentingnya musyarawah, persatuan, kebersamaan, mufakat serta indahnya kedamaian.

Berikan rating: 1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)

Tentang Arwan

Lahir dan besar di Gunungkidul. Penjelajah waktu yang suka menyeruput kopi.