Home » Berita » Kegiatan » Gunungkidul Green Carnival: Selamatkan Alam, Hijaukan Gunungkidul
Gunungkidul Green Carnival: Selamatkan Alam, Hijaukan Gunungkidul

Gunungkidul Green Carnival: Selamatkan Alam, Hijaukan Gunungkidul

Gunungkidul Green Carnival (GGC) menjadi bentuk partisipasi dari komunitas Wonosari Kota Hijau pada Kirab Budaya Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul yang ke-183, 27 Mei 2014 dengan menyematkan pesan khusus ‘Selamatkan Alam, Hijaukan Gunungkidul”.  Sementara misi khusus yang dibawa GGC antara lain:

  1. Mengajak masyarakat Gunungkidul menjaga alam dan lingkungan dari kerusakan dan eksploitasi yang berlebihan.
  2. Mengajak masyarakat Gunungkidul memanfaatkan lahan sempit menjadi kebun hijau.
  3. Mengajak masyarakat Gunungkidul meminimalisir penambangan liar yang merusak kawasan karst.
  4. Mengajak pemerintah dan masyarakat bersama-sama lingkungan hijau dengan menanam pohon di lingkungan masing-masing.
Gunungkidul Green Carnival

GGC pada Kirab Budaya Hari Jadi Gunungkidul ke-183

Simbolisasi Cerita

Gunungkidul Green Carnival mengangkat tema “Hijau” dengan menampilkan beberapa pelaku seni yang menjadi simbol keadaan masa lalu, saat ini, dan harapan di masa yang akan datang. Seorang wanita dengan gaun yang dihias dengan dedaunan melambangkan keindahan alam. Bersama dengan teman-temannya, sang putri menebarkan kebahagiaan ketika alam masih dalam kondisi alami penuh dengan pepohonan hijau. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan manusia semakin meningkat dibuktikan dengan semakin berkembangnya industri. Pelaku seni yang lain yaitu sosok yang melambangkan betapa buruknya kondisi alam yang sudah terganggu dengan adanya polusi yang ditimbulkan dari asap kendaraan, pabrik industri, serta gersangnya alam akibat jumlah pohon yang semakin sedikit. 10 anak menjadi tonggak perubahan bahwa dari kepedulian generasi mendatang, kondisi alam yang semula sudah rusak dapat diperbaiki kembali. Dengan melakukan reboisasi, tidak membuang sampah sembarangan, dan aktif melestarikan lingkungan.

Keindahan alam kembali terjaga seiring dengan kepedulian manusia terhadap alam masih tumbuh dan berkembang. Sang putri memberikan bibit tanaman kepada pemimpin, yaitu bupati kabupaten Gunungkidul sebagai simbol bahwa seorang pemimpin juga harus ikut serta melestarikan alam.

Harapan

Setelah perkembangan Gunungkidul yang semakin maju dengan potensi wisata alam dan kebudayaannya, sangat disayangkan apabila permasalahan lingkungan alam menjadi terabaikan. Maka dari itu, Gunungkidul Green Carnival bukan hanya sekadar perayaan, akan tetapi sekaligus menjadi bentuk rasa cinta seluruh warga dengan saling mengingatkan demi kelangsungan masa depan Gunungkidul. Diharapkan, Gunungkidul Green Carnival dapat menjadi event tahunan sebagai bukti bahwa Gunungkidul memang layak menjadi contoh kabupaten yang peduli terhadap lingkungan. (NiaW)

Dokumentasi

Lihat dokumentasi Foto di Flickr!

Berikan rating: 1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)

Tentang GdHE

Gerakan memaksimalkan potensi dan sumber daya kabupaten Gunungkidul yang didukung semangat masyarakat untuk membangun Bumi Handayani menjadi lebih baik dimasa yang akan datang.