Home » Profil » Disaster Risk Reduction (DRR) Gunungkidul
Disaster Risk Reduction (DRR) Gunungkidul

Disaster Risk Reduction (DRR) Gunungkidul

Gagasan baru kembali lahir di bumi Handayani. Belajar dari kondisi wilayah Gunungkidul yang rawan dengan bencana alam maka terbentuklah kelompok diskusi di jaringan radio komunitas Gunungkidul mengenai kebencanaan yang bernama DRR Gunungkidul.

DRR singkatan dari Disaster Risk Reduction (Pengurangan Risiko Bencana) dibentuk pada tanggal 19 April 2013 dengan ditandai berlangsungnya siaran perdana DRR Gunungkidul di Argosari Radioline sebagai kelompok yang peduli terhadap  penanganan kebencanaan berbasis masyarakat khususnya kabupaten Gunungkidul.

Optimasi Sistem Informasi

Belajar dari tindakan pemerintah dalam penanggulangan bencana yang belum optimal maka DRR Gunungkidul ikut ambil bagian untuk berpartisipasi penuh dalam hal kebencanaan. Mengacu pada UU No. 24 tahun 2007 tentang “Penanggulangan Bencana”, DRR Gunungkidul diharapkan akan menjadi partner kerja BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Gunungkidul untuk membantu melayani masyarakat secara efisien dan tepat sasaran dalam penganganan bencana dengan basis data dari Sistem Informasi Desa (SID) yang saat ini sedang dikembangkan dibeberapa desa di Gunungkidul.

Selama ini yang terjadi dilapangan adalah proses pendataan korban bencana dilakukan setelah bencana terjadi. Data yang didapat akan dianalisa untuk menentukan bantuan yang dibutuhkan kemudian dilaporkan ke pusat.

Langkah yang dinilai kurang efektif sehingga menuntut adanya perbaikan di pola penanganan bencana. Disinilah DRR bergerak untuk mengupayakan penanganan bencana yang optimal dan dilakukan secara efektif, efisien serta tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi Sistem Informasi. Proses pendataan akan dilakukan sebelum terjadinya bencana sehingga ketika bencana terjadi (meskipun itu bukan yang kita harapkan), data demografi wilayah yang terkena bencana bisa dilihat secara detail, misalnya data warga lansia, balita, sebaran penduduk dll. Proses ini dinilai lebih efektif sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat, akurat dan tentu saja tepat sasaran.

Bencana Alam

Sosialisasi dan Edukasi Kebencanaan

Pada saat ini, sosialisasi dan edukasi mengenai kebencanaan dilakukan oleh DRR Gunungkidul melalui siaran radio setiap hari Jumat pukul 21.00-23.00 WIB di Argosari Radioline yang bertujuan sebagai wahana penyampai informasi kebencanaan kepada masyarakat Gunungkidul mulai dari  pra bencana, darurat bencana hingga pasca bencana. Dimasa datang, sosialisasi akan dilakukan secara lebih maksimal dengan memanfaatkan berbagai media yang bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

DRR Gunungkidul diharapkan akan menjadi moderator bagi kelompok masyarakat tanggap bencana di Gunungkidul, sehingga kelompok-kelompok atau komunitas yang masih berjalan sendiri akan bekerja dalam satu wadah guna memudahkan sistem koordinasi yang efektif.

Manusia hidup berdampingan dengan bencana dan bencana itu sendiri tidak bisa dihindari. Yang terpenting adalah bagaimana cara kita menyikapi bencana tersebut. Apabila masyarakat sudah berpengetahuan dan siap tanggap mengenai kebencanaan maka diharapkan jumlah korban jiwa akan berkurang. Mengantisipasi dan meminimalisir korban bencana menjadi tujuan dibentuknya Disaster Risk Reduction (DRR) Gunungkidul. (nia/GdHE)

Disaster Risk Reduction (DRR) Gunungkidul

  • Sekretariat: Studio Argosari Radioline – Pasar Argosari Wonosari Lt. 2
  • Website: www.DRRGunungkidul.net (under construction)
  • Twitter: DRRGunungkidul
  • Facebook: DRR Gunungkidul
Berikan rating: 1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)

Tentang GdHE

Gerakan memaksimalkan potensi dan sumber daya kabupaten Gunungkidul yang didukung semangat masyarakat untuk membangun Bumi Handayani menjadi lebih baik dimasa yang akan datang.