Kategori: Profil

Feed Subscription<

Radio Hanacaraka FM Hadir Untuk Wonosari Kota Hijau

Sebuah radio komunitas telah lahir di Kota Wonosari. Hanacaraka FM namanya. Radio yang bekerja di frekuensi 107.7 FM ini memilih segmen anak muda dan yang berjiwa muda dengan memanggul  visi besar yaitu menjadikan Wonosari sebagai Kota Hijau. Cukup beralasan ketika Hanacaraka FM menawarkan “sesuatu yang baru” di tengah hiruk pikuk kehidupan masyarakat kota Wonosari dengan menyajikan siaran yang edukatif dan ... Selengkapnya »

Disaster Risk Reduction (DRR) Gunungkidul

Gagasan baru kembali lahir di bumi Handayani. Belajar dari kondisi wilayah Gunungkidul yang rawan dengan bencana alam maka terbentuklah kelompok diskusi di jaringan radio komunitas Gunungkidul mengenai kebencanaan yang bernama DRR Gunungkidul. DRR singkatan dari Disaster Risk Reduction (Pengurangan Risiko Bencana) dibentuk pada tanggal 19 April 2013 dengan ditandai berlangsungnya siaran perdana DRR Gunungkidul di Argosari Radioline sebagai kelompok yang ... Selengkapnya »

Suratimin, Putra Gunungkidul Penerima Anugerah KALPATARU 2013

Suratimin (47) warga Desa Kawasan Konservasi Semoyo Patuk Gunungkidul DI Yogyakarta Senin (10/06) menerima Anugerah Kalpataru 2013 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penganugerahan penghargaan ini dilaksanakan dalam peringatan puncak acara hari lingkungan hidup sedunia yang diselenggarakan di Istana Negara Jakarta. Penghargaan Kalpataru kali ini terdiri dari empat kategori. Perintis Lingkungan diberikan kepada lima individu, yaitu Suratimin asal Desa Kawasan Konservasi ... Selengkapnya »

Suratimin: Membangkitkan Desa Konservasi di Tengah Kegersangan Gunungkidul

Rambutnya mulai memutih, kumis tebal, muka bulat, tinggi berkisar 168 cm. Ia menyambut kedangan Mongabay Indonesia di kediamannya di desa Semoyo,Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Namanya sudah banyak dikenal mulai dari pemerintah desa Semoyo hingga pemerintah DI Yogyakarta.  Ia adalah Suratimin. Pria 47 tahun ini adalah salah satu penggagas berdirinya Desa Kawasan Konservasi Semoyo (DKKS), pendiri dan ... Selengkapnya »

Listiyani Ritawati, Bidan Pelopor Pembuatan Sumur Bor di Gunungkidul

Banyak bidan berdedikasi tinggi di Indonesia. Salah seorang di antaranya adalah Listiyani Ritawati, bidan desa yang sekaligus pelopor pembuatan sumur bor di Gunungkidul, Jogjakarta. AWALNYA, Listiyani cukup casciscus menceritakan perjalanan hidupnya sebagai bidan di kawasan tandus, Gunungkidul. Tetapi, ketika ditanya alasannya menjadi bidan, bendungan air matanya jebol. “Saya jadi bidan karena amanah orang tua. Jangan lagi kasus kesulitan persalinan mengancam masyarakat,” ... Selengkapnya »

Desa Kawasan Konservasi Semoyo Patuk

Hutan menjadi bagian yang penting dari kehidupan. Entah kita sadari atau tidak, pohon-pohon disekitar kita yang memberikan oksigen untuk bernafas dan sebagai penyerap karbon.  Artinya, semakin banyak pohon, maka semakin bersih udara yang kita hirup saat bernafas. Salah satu kawasan konservasi di Gunungkidul adalah Desa Semoyo di kecamatan Patuk.  Ditetapkan sebagai Desa Kawasan Konservasi (DKK) oleh Bupati Gunungkidul, Suharto pada ... Selengkapnya »