Artikel

Apa itu Pengurangan Risiko Bencana (PRB)?

Kita tidak bisa menghilangkan bencana, tapi kita bisa mengurangi risiko. Kita bisa mengurangi kerusakan dan menyelamatkan lebih banyak nyawa. Ban-Ki-Moon, Sekjen PBB PBB (Persatuan Bangsa-bangsa) mempunyai badan khusus yang mengatur tentang kebencanaan yang bernama UNISDR (United Nations International Strategy for Disaster Reduction).  Maka secara tidak langsung, DRR Gunungkidul berinduk (meskipun tidak berafilias) dengan badan dunia tersebut dimana mempunyai tujuan sama …

Read More »

Listiyani Ritawati, Bidan Pelopor Pembuatan Sumur Bor di Gunungkidul

Banyak bidan berdedikasi tinggi di Indonesia. Salah seorang di antaranya adalah Listiyani Ritawati, bidan desa yang sekaligus pelopor pembuatan sumur bor di Gunungkidul, Jogjakarta. AWALNYA, Listiyani cukup casciscus menceritakan perjalanan hidupnya sebagai bidan di kawasan tandus, Gunungkidul. Tetapi, ketika ditanya alasannya menjadi bidan, bendungan air matanya jebol. “Saya jadi bidan karena amanah orang tua. Jangan lagi kasus kesulitan persalinan mengancam masyarakat,” …

Read More »

Cukup! Konflik ‘Goa Pindul’ Jangan Terulang Lagi Diantara Kita

Kita tahu bahwa saat ini Gunungkidul sedang naik daun sebagai salah satu tujuan wisata khususnya yang berbau alam dan wisata minat khusus. Para penjelajah dan wisatawan pasti sudah menulis dalam agendanya kapan kira-kira akan mengunjungi Gunungkidul. Namun demikian tak bisa dielakkan jika kemudian timbul gejolak didalam masyarakat terkait semakin majunya suatu daerah tertentu apalagi yang sudah menghasilkan profit.  Jika tak …

Read More »

Pasar Sebagai Sarana Membangun dan Mengembangkan Perekonomian

Pasar bukan suatu hal yang asing bagi setiap orang. Pasar erat kaitannya dengan perekonomian, perdagangan, kesejahteraan, dan kemasyarakatan. Seiring perkembangan zaman pasar dapat digolongkan menjadi dua yaitu pasar tradisional dan pasar modern. Apa yang menjadi perbedaan antara kedua hal tersebut akan menjadi analisa pada uraian berikut. Perbedaan Pasar Tradisional dan Pasar Modern Pasar tradisional adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli …

Read More »

Konsep City Branding: Gunungkidul | The Hidden Paradise of Jogja

Gunungkidul adalah salah satu kabupaten bagian dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai bagian dari daerah istimewa tentu saja Gunungkidul juga termasuk dalam lingkup istimewa tersebut. Dengan luas 1.485,36 km2 atau sekitar 46,63 % dari luas wilayah Propinsi DIY, maka Gunungkidul adalah wilayah terluas. Meskipun dikenal sebagai daerah kering dan gersang, namun Gunungkidul menyimpan berjuta keistimewaan, mulai dari kekayaan alamnya, tujuan wisata, …

Read More »

Omzet Besar, Tak Mau Sukses Sendirian

Pasangan suami istri Sumpono dan Ninik Suparyani terlihat kompak. Tekuni bisnis keluarga, bangkit bersama wujudkan mimpi setelah mengalami fase kebangkrutan. Seberapa sukses mereka kini? Suasana siang di Gading III, Gading, Playen Sabtu (5/1) tak berbeda dari hari biasa. Aktivitas lalu lalang kendaraan Jogja-Wonosari padati ruas jalan. Di antara mereka nampak seorang ibu berkerudung putih turun dari motor, memarkir motor di …

Read More »

City Branding untuk Gunungkidul

Gunungkidul sampai sekarang belum memiliki city branding atau identitas sebuah daerah yang ditandai dengan logo serta slogan. City branding dianggap penting untuk pengenalan daerah kepada wisatawan. Desainer grafis asal Gunungkidul, Arwan, mengatakan city branding itu diperlukan untuk membangun citra kabupaten di mata wisatawan. “Apalagi Gunungkidul sekarang sedang jadi perhatian banyak orang karena wisatanya,” kata Arwan kepada Harian Jogja, Rabu (26/12). Arwan mengatakan city branding itu juga berguna untuk …

Read More »

Mengapa Gunungkidul, Bukan Gunung Kidul?

Sedikit mengusik sebuah tema yang terkadang dianggap sepele namun sebenarnya penting untuk diingat yaitu penulisan nama kabupaten Gunungkidul.  Banyak sekali dijumpai dalam sebuah kalimat yang menyebutkan nama Gunungkidul dalam konteks nama kabupaten menjadi Gunung Kidul, bukan hanya dalam artikel blog personal bahkan sampai artikel media nasional semacam Kompas dan Detik pun masih salah dalam penyebutan nama kabupaten. Begitupun di media …

Read More »