Home » Artikel » Tajuk » Apa itu Pengurangan Risiko Bencana (PRB)?

Apa itu Pengurangan Risiko Bencana (PRB)?

Kita tidak bisa menghilangkan bencana, tapi kita bisa mengurangi risiko. Kita bisa mengurangi kerusakan dan menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Ban-Ki-Moon, Sekjen PBB

PBB (Persatuan Bangsa-bangsa) mempunyai badan khusus yang mengatur tentang kebencanaan yang bernama UNISDR (United Nations International Strategy for Disaster Reduction).  Maka secara tidak langsung, DRR Gunungkidul berinduk (meskipun tidak berafilias) dengan badan dunia tersebut dimana mempunyai tujuan sama dalam masalah kebencanaan.

Menurut UNISDR, Disaster Risk Reduction (DRR) atau Pengurangan Risiko Bencana (PRB) bertujuan untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam seperti gempa bumi, banjir, kekeringan dan badai, melalui etika pencegahan.

Bencana sering mengikuti bahaya alam. Keparahan bencana tergantung pada seberapa besar dampak bahaya pada masyarakat dan lingkungan. Skala dampak pada gilirannya tergantung pada pilihan yang kita buat untuk hidup kita dan lingkungan kita. Pilihan ini berhubungan dengan bagaimana kita mengelola bahan pangan kita, di mana dan bagaimana kita membangun rumah kita, seperti apa pemerintah yang kita miliki, cara kerja sistem keuangan dan bahkan apa yang diajarkan di sekolah. Setiap keputusan dan tindakan yang membuat kita lebih rentan terhadap bencana – atau lebih tahan terhadap bencana tersebut.

Pengurangan risiko bencana adalah tentang pilihan

Pengurangan risiko bencana adalah konsep dan praktek mengurangi risiko bencana melalui upaya sistematis untuk menganalisa dan mengurangi faktor-faktor penyebab bencana. Mengurangi paparan terhadap bahaya, mengurangi kerentanan manusia dan properti, manajemen yang tepat terhadap pengelolaan lahan dan lingkungan, dan meningkatkan kesiapan terhadap dampak bencana merupakan contoh pengurangan risiko bencana.

Pengurangan risiko bencana adalah urusan kita semua

Pengurangan risiko bencana meliputi disiplin seperti manajemen bencana, mitigasi bencana dan kesiapsiagaan bencana, tetapi PRB juga merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan. Agar kegiatan pembangunan dapat berkelanjutan mereka juga harus mengurangi risiko bencana. Di sisi lain, kebijakan pembangunan yang tidak sehat akan meningkatkan risiko bencana – dan kerugian bencana. Dengan demikian, PRB melibatkan setiap bagian dari masyarakat, pemerintah, sektor profesional dan swasta untuk secara bersama-sama bertindak.

Dari pilihan inilah, DRR Gunungkidul bertekad untuk sepenuh hati hadir ditengah-tengah masyarakat Gunungkidul sebagai partner bekerja dari titik terkecil untuk semaksimal mungkin mengurangi risiko bencana dimana tanpa bisa diprediksi bisa hadir kapan saja. (A1/gdhe)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.50 out of 5)

Tentang GdHE

Gerakan memaksimalkan potensi dan sumber daya kabupaten Gunungkidul yang didukung semangat masyarakat untuk membangun Bumi Handayani menjadi lebih baik dimasa yang akan datang.